Sukses Menjual Sebelum Berjualan

Diposting pada

Frank Bettger


Pernahkah ketika sedang berjalan di mall, anda dihadang antrian sales yang bergantian menyodorkan brosur? Atau, penjual yang terus saja mengikuti langkah anda sambil membabi buta menawarkan suatu produk?

Apa respon anda? Kecil kemungkinan anda akan tertarik dengan produk mereka, melirik pun tidak. Begitu juga dengan prospek anda yang sudah jenuh dengan berbagai promosi dan iklan. Mereka sudah kebal dengan cara-cara usang seperti itu.

Menurut Bettger, anda harus bisa sukses menjual sebelum berjualan. Lho, belum jualan kok sudah ada yang beli? Bagaimana caranya? Fokus pada kepentingan prospek, bukan produk anda. Tempatkan diri anda sebagai teman, bukannya penjual.

Apakah anda sering minta saran pada teman sebelum membeli sesuatu? Begitu juga dengan prospek anda. Jika anda berhasil memposisikan diri sebagai teman mereka, maka anda sudah sukses menjual sebelum berjualan.

Saat itu terjadi, prospek sudah “membeli” kepercayaan pada diri anda. Karena sebagai teman, rekomendasi anda menjadi penting dan diperlukan sebelum mereka membeli suatu produk.

Incoming search terms:

cara berjualan yang sukses (55),cerita sales sukses (27),kisah sales sukses (25),kisah sukses sales mobil (17),kisah sukses salesman (11),cerita sukses sales (10)

4 thoughts on “Sukses Menjual Sebelum Berjualan

  1. mas. saya terkenang dengan perjalanan dinas ketika kita nginap dikamar super besar tapi kita dikasih gratisan.
    Kayaknya itu jalannya Allah, supaya jadi kenangan indah.
    Padahal saya semalaman ndak bisa tidur, lucunnya sekarang kalau susah tidur, ingat cerita itu saya jadi mudah terlelap. Benar2 ku merasakan kenangan indah tak terlupakan.

    tambah hebat yo tampilan blog sampeyan ini. tambah ciamik soro (ciamso)

  2. Oh, ternyata ini bos saya yang paling gagah to. Hehehe… gimana bos? kabarnya?
    Iya Pak, bener2 kamar yang super-super besar, hihihi… Sekarang gak ada lagi yang ngajak makan siang, nasib… nasib… Saya rindu semangat kita yg Luar Biasa itu…

  3. Salam kenal pak Herinoto,

    Boleh sedikit curhat ya pak……

    Sebagai seorang sales terkadang di butuhkan keberanian untuk bisa menawarkan produknya ke calon customer, masalahnya saya sebagai seorang sales seringnya tidak percaya diri untuk menawarkan produk saya ke orang lain, dan terkadang sering depresi sebelum memulai, saya menyukai pekerjaan ini, tapi saya tidak menguasai produk yang saya jual, karena berkaitan dengan produk2 elektronik yang erat kaitannya dengan produk2 IT seperti produk Video Conference, Audio Conference dan produk2 seperti firewall, sedangkan untuk mempelajari produk2 tersebut rasanya menjadi suatu momok bagi saya, karena dasarnya saya tidak suka hal2 yang berbau teknis dan rumit, apa yang saya harus lakukan untuk bisa menjual dimana saya mencintai pekerjaan saya sebagai seorang sales tapi saya sulit untuk memahami produk yang saya bawa karena keterbatasan kemampuan saya di bidang teknis, apa langkah yang harus saya ambil untuk mengatasi permasalahan saya ini…..terima kasih sebelumnya pak Herinoto

    Salam,

    Korean

  4. Untuk Mbak Sri, seharusnya anda mengetahui apa yang akan anda pasarkan. Bagaimana anda bisa meyakinkan calon pelanggan kalau anda sendiri tidak tahu produk yang anda jual. Anda tidak perlu mengetahui secara detail produk anda, mau gak mau anda harus belajar apa2 keunggulan produk anda.

    Di atas anda bilang menyukai bidang pemasaran tapi tidak suka pada produk yang anda jual. Saran saya sebaiknya anda berjualan pada produk yang anda sukai juga, jadi anda bisa enjoy untuk mempelajari produk yang anda jual. Semoga bisa bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *