Solusi untuk Ponari

Diposting pada

Siapa yang gak kenal yang namanya Ponari? si dukun cilik dari Jombang. Saya kira seluruh masyarakat Indonesia raya pasti udah mendengarnya.

Entah bagaimana caranya, kabar kedigdayaan batu itu cepat menyebar. Orang berbondong-bondong datang meminta pertolongan kepada Ponari dan batu ajaibnya itu.

Pasiennya membanjir dari delapan penjuru angin. “Jika sebelumnya rata-rata pengunjung 5.000-9.000, kemarin diperkirakan mencapai sekitar 15.000 orang.”

Dalam waktu sekejap, tak sampai sebulan, Ponari menjelma jadi sebuah brand yang menasional — mungkin efek viral marketing tanpa disengaja. Ia bagaikan sebuah mantra ajaib bagi mereka yang memercayai. Obat bagi sembarang penyakit.

Padahal dalam prakteknya si bocah itu hanya mencelupkan batu itu kedalam air yang dibawa oleh pasiennya. Nah dari situ saya baru terbesit dalam otak PDAM ku (karena aku kerja di PDAM). Saya ada ide yang mungkin bisa dijadikan solusi bagi Ponari dan timnya.

Agar Ponari tidak kecapekan dan si pasien tidak mengantri begitu lama dan bahkan harus jadi korban. Jadi kayak gini bos…

  1. Buat penampungan air yang besar.
  2. Letakkan aja batu ajaib itu didalamnya.
  3. Alirkan air itu melalui pipa.
  4. Buat kran sebanyak-banyaknya (500 udah cukup)

Nah si pasien tinggal membuka kran tersebut dan membawa pulang. Nah bares kan?…

Ada lagi nih ideku, mungkin ini cocok bagi perusahaan AMDK (Air Minum Dalam Kemasan). Adakan kerja sama antara perusahaan AMDK dengan Ponari. Jadi si perusahaan tersebut tinggal mendistribusikan ke masyarakat–Tidak hanya masyarakat Jatim aja yang bisa menikmati tapi saya pun yang ada di Kaltim juga bisa menikmati air baceman batu petir tersebut….

Incoming search terms:

ponari (23)

12 thoughts on “Solusi untuk Ponari

  1. jadi begini bos, syirik atau tidaknya kan tergantung niat kita bos. Kalau kita berobat kedokter terus penyakit kita bisa sembuh–nah kita berpikir kalau dokter itu atau obat pemberian dokter itu yang menyembuhkan kita–>apakah ini bukan syirik?
    Sekarang kalau kita berobat ke dukun atau kiyai, terus kita bisa sembuh, dan kita berpikir kalau yang nyembuhkan itu Allah SWT lantaran dukun atau kiyai itu–> apakah ini juga syirik?
    Sebenernya saya nulis artikel itu cuma untuk solusi aja Terlepas syirik atau tidak.
    Maaf kalau ada yang salah.

  2. Bukannya sekarang udah ada Ponari Sweat ya hehe..
    Udah Ponari ga usah jadi dukun lagi, sekolah aja yang bener. Kata gurunya nilainya di sekolah jelek semua, kalo Ponari sekolah yang bener nanti kan bisa jadi dokter, bisa ngasih obat yang bener juga. Dan batu itu.. uhh.. lewaaatt..!!
    Piss Ponari 😛

  3. Syirik atau tidaknya ini kembali kepada niat kita. Bila berobat untuk sembuh dan yang menyembuhkan dengan perantara anak kecil yang hanya menggunakan batu yang dicelupkan. Ini terlihat mustahil namun Allah SWT akan tau bagaimana penderita yang sakit untuk sembuh, dengan melalui anak kecil ponari Allah memberikan jalan untuk sembuh. Sesungghnya semuanya Hanya Milik Allah.Wallahu Allam Bishawab.Wassalam

  4. gak papa sepenting kita harus lurus kejalan kepada tuhan yang maha esa?DUNIA MISTIK DAN SUPRANATURAL

    PADEPOKAN METAFISIKA ASY-SYIFA’ (misi pelayanan masyarakat) Doa, Pengasih, Pelaris, Kemurahan Rezeki,Hikmat, Alam Ghaib, Kebal, Penunduk, Santau,Toyol, Jin, Syaitan, Petua, Silat, Rahsia Perkahwinan,Rahsia Wanita, Rahsia Lelaki dan Alam Ghaib, laporan khusus, sajian khusus, mozaik,orentalia,fengshui,sosok,prahara,tragedi, konsultasi ghaib/problem lain,alternatif(kesehatan dan kecantikan), jeritan hati, zodiak, cerita misteri, behind the scene,cover story,penampakan,tradisi, budaya,shio,

  5. ko syrik sich….
    pada sok tau tuh..!!!
    itu semua terjadi karena ijin alloh swt jadi ga ada syrik sama se x…
    semua itu tergantung niat nya,,,!!
    kl alloh udah ijinkan itu terjadi mau apa qta sebagai makluk nya,,,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *