Mencari Informasi Melalui Sebuah Foto Menggunakan Aplikasi AR

Diposting pada

Di sebuah kafe di Jakarta, Rully, 25, tampak bingung dengan beberapa produk  minuman yang ia tidak ketahui. Karena malas bertanya kepada pramusaji atau mengetik nama produk di mesin pencari pada telepon genggamnya, ia memilih melakukan hal lain.

Pria yang berprofesi sebagai fotografer itu langsung mengeluarkan ponsel pintar android-nya. Ia masuk ke aplikasi Google Goggles, kemudian mengarahkan kamera ponselnya ke produk yang ia ingin tahu. Aplikasi itu secara otomatis men-scan dan mengeluarkan informasi serta situs terkait dengan minuman tersebut.

“Sangat seru, menyenangkan dan mudah digunakan. Menambah informasi baru tentang produk yang sering kita pakai atau misalkan ada produk baru yang kita ingin tahu lebih dalam. Jadi sangat berguna,” ungkap Rully.

Rully hanya satu dari sekian banyak penggemar aplikasi augmented reality (AR). Google Goggles merupakan salah satu aplikasi AR di android. Masih banyak aplikasi AR lainnya yang kian menjamur di ponsel pintar Android dan Iphone.

AR merupakan teknologi pencitraan visual yang mampu mentransformasi perangkat mobile dengan berinteraksi dengan dunia nyata (real-time). Teknologi ponsel pintar, game portable, dan tablet yang semakin maju dan menjamur di kalangan masyarakat dunia mendorong kemunculan teknologi tersebut. Apalagi kamera pada ponsel itu menjadi penunjang utama aplikasi tersebut.

Beberapa aplikasi AR membantu penjelajah (traveler) alam terbuka menjari informasi. Pada Iphone, ada aplikasi Theodolite, aplikasi yang bertindak sebagai kompas, GPS, peta dan inklinometer. Panoramascope, aplikasi yang memberikan informasi tentang gunung dan namanya. AR kompas dapat dapat menjadi penunjuk kegiatan di luar ruangan, perjalanan, dan berkemah.

Bagi yang memiliki kekurangan fisik, seperti buta warna, aplikasi dan kamu dapat membantu. Aplikasi itu bereksperimen pada titik – titik warna tertentu sehingga membantu penggunanya membaca.

Tak ketinggalan, ada Cyclopedia, yang bisa menambahkan informasi Wikipedia untuk anda. Cara kerjanya, cukup mengarahkan kamera Iphone ke objek tertentu dan secara otomatis aplikasi menggali dan menampilkan informasi di layar. Serupa tapi tak sama, Localscope memberikan cara baru mengeksplorasi wilayah di sekitar anda. Aplikasi itu menggunakan sumber data dari mesin pencari dan jejaring sosial geo guna memberikan informasi di kawasan anda.

Bila pengguna Iphone dimanjakan dengan berbagai aplikasi AR, pengguna Android tak ketinggalan. Dengan menggunakan GPS dan kamera, pengendara mobil dapat aman mengatur jarak dengan kendaraan lain dan memberikan peringatan tabrakan. Caranya cukup dengan menggunakan aplikasi Ionroad Augmented Driving Lite.

Bagi pehobi astronomi, aplikasi Sky Map akan menjadi pilihan anda. Aplikasi itu mampu mengidentifikasi bintang – bintang di langit dengan memanfaatkan GPS dan sensor.

Jadi bila ingin mengetahui bintang apa yang bersinar di langit, anda cukup membuka aplikasi itu dan mengarahkan kamera Android ke arah bintang. Aplikasi tersebut akan menampilkan nama bintang itu.

Saat melihat potensi AR di masa depan, Google April lalu telah mengeluarkan prototipe Google Project Glass. Itu sebuah kacamata berteknologi AR yang mampu melakukan banyak hal seperti ponsel pintar. Termasuk merekam video hingga menangkap gambar serta melihat beragam jejaring sosial dan peta.

Awal Juli ini, IBM Research mengumumkan prototipe aplikasi mobile terbaru mereka, yang dapat bertindak sebagai asisten belanja pribadi di toko. Konsumen dapat mengunduh aplikasi dan memasukkan produk yang akan dibeli. Aplikasi itu akan mengidentifikasi produk yang memenuhi kriteria dan bis amemberikan kupon pada hari yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *