Helm SNI

Diposting pada
Helm SNI
Helm SNI

Sejak diberlakukannya Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang juga akan diberlakukan secara efektif tanggal 1 April 2010. Dan dalam salah satu pasal dari UU tersebut menyatakan “Setiap Kendaraan Bermotor yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan Kendaraan Bermotor. Perlengkapan sebagaimana dimaksud adalah helm berstandar Nasional Indonesia (helm SNI)”

Selain berita di media elektronik begitu gencar didengungkan, akhirnya saya harus pergi ke pasar untuk membeli helm SNI. Setelah putar-putar akhirnya dapat juga helm tersebut walaupun dengan harga yang murah. Sebenernya saya mau beli yang bagus sekalian, tapi setelah menengok motoru bututku yang juelek “Ah kok gak singkron dengan motornya yang jelek kalau saya pakai helm yang bagus ini”. Hehehe… walaupun motorku jelek tapi penuh berkah, hahaha…. karena saya beli dengan hasil keringatku sendiri dan bukan dari hasil korupsi (halah kok malah nglantur).

Harus kita akui bahwa kesadaran menggunakan helm berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI) masih sangat rendah (termasuk yang nulis ini, hehehe…). Badan Standarisasi Nasional (BSN) dan Kepolisian yakin budaya menggunakan helm SNI akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang keselamatan di jalan raya.

Dengan memakai helm SNI menjamin keselamatan pengendara sepeda motor dari cedira yang serius. Helm SNI adalah helm dengan jaminan standar nasioanl dan internasional karena telah melewati uji keamanan, kenyamanan dan ketahanan.

Menurut data Asosiasi Industri Helm Indonesia (AIHI), tahun lalu produksi helm dalam negeri (merek yang masuk daftar AIHI) mencapai 14 juta unit lebih. Berdasarkan data dari BSN, produksi helm nasional rata-rata adalah 9 juta unit per tahun dan 20-30% diantaranya bukan SNI.

Kelengkapan pengendara motor untuk mengurangi dampak kecelakaan yang menyebabkan kematian, selain ban dan rem adalah penggunaan helm yang kuat, aman dan nyaman. Hal inilah mendorong Badan Standardisasi Nasional (BSN) sebagai lembaga pemerintah yang mempunyai tugas pokoknya mengembangkan dan membina kegiatan standarisasi di Indonesia, sejak tahun 2007 mengeluarkan SNI 1811:2007 tentang helm sebagai acuan.

SNI tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh produsen di dalam memproduksi helm yang memenuhi persyaratan dan juga melindungi industri dalam negeri dari masuknya helm luar negeri yang tidak berkualitas.

Incoming search terms:

helm sni (104)

2 thoughts on “Helm SNI

  1. ya ga ada hubungannya antara motor dan helm bagus mas
    karena kepala tetap harus dilindungi

    Iya sih, yg namanya helm hubungannya sama kepala.
    Tapi, takutnya nanti ada teman yg ngacaki, hehhee….
    Helmnya sih bagus tapi motornya kok jelek ya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *