betApa tIdak Berdayanya AKU

Diposting pada

Kadang kita sebagai manusia memang terlewat sombong. Bagaimana tidak sambong, dikasih wajah tampan/cantik–sombongnya minta ampun. Bahkan ada yang neko-neko dengan memodifikasi tubuhnya (emang motor dimodifikasi….), misalnya mewarnai rambut, mentato tubuh.

Loh terus apa hubungannya antara tulisan di atas dengan judul “betApa tIdak Berdayanya AKU”. Begini critanya. Hari ini saya kesa sakit gigi, dan sakitnya minta ampunnnnn……….. Sambil mringis menahan sakit saya berusaha terus bekerja seperti biasanya. Lama-lama keluar juga keluhan saya “Aduh sakitnya” dan sempat mengeluh kepada teman.

Karena tidak tahan lagi, akhirnya saya keluar untuk mencari obat sakit gigi ke apotik. Akhirnya jatuh pilihan saya untuk beli ponstan (meneger ponstan harus bayar ke aku, karena sudah mempromosikan produknya hahahaha…).

Tidak lama kemudian aku balik lagi ke kantor dengan maksud meminum obat itu. Aduh… akukan belum makan, akhirnya keluar lagi untuk cari makan. Langsung saja aku meluncur ke pasar Tangga Arum untuk cari itu yang namanya soto cak gondrong (tapi sekarang dia gak gondrong lagi hehehe…).

Abis makan langsung saja aku minum obat sakit gigi tadi, terus balik lagi kemarkas PDAM. Sampai di kantor, mataku ngantuk banget. Keletakkan kepalaku dimeja dan …. tertidur sampai ngiler-ngiler. Setelah bangun—Alhamdulillah… sudah agak mendingan gigiku, gak sakit lagi.

Betapa tidak berdayanya aku, ketika aku dikasih sakit gigi. Gimana mau sombong, baru sakit gigi aja udah kayak gitu tersiksanya. Allah huakbar, Allah huakbar, Allah huakbar…

2 thoughts on “betApa tIdak Berdayanya AKU

  1. pondstan emang bagus buat sakit gigi kok mas, tapi sejenis pain killer di syaraf yang sakit 😉

    ooo….. gitu bak ya, baru tahu aku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *