Tips Mencuri Umur
Aku dan Ceritaku | Heri Noto | Januari 4, 2009 at 05:17
Kali ini saya akan membagi tips tentang bagaimana cara mencuri umur. Mungkin sebagian teman2 bertanya, “Mana mungkin kita bisa mencuri umur, padahal umur kita sudah ditentukan oleh Allah swt.” Ok, tips yang saya maksud yaitu :
- Kurangi jam tidur anda
Berapa jama anda tidur dalam satu hari ? Kalau anda tidur 8 jam sehari itu terlalu lama, coba kurangi menjadi 6 jam sehari. Kalau anda tidur 8 jam sehari berarti 1/3 umur anda gunakan hanya untuk tidur, jika sekarang anda berumur 30 tahun maka 10 tahun umur anda hanya untuk tidur.
Kalau anda bisa mengurangi 2 jam dalam sehari dari waktu tidur anda, berarti anda bisa mencuri umur selama 30 hari (1 bulan) per tahun, kalau dikalikan umur kita sekarang (misal 30 th) maka kita bisa mencuri umur selama 30 bulan (2,5 tahun). Wooo… luar biasa bukan?
2. Jangan terlalu lama nonton tv
Saya paling benci dengan acara entertainment, selain tidak bermanfaat acara tersebut mengandung unsur gibah dan fitnah. Lebih baik anda liat berita atau ceramah, bukankah lebih berguna?
Jika anda bisa mengurangi jam nonton tv anda selama 2 jam sehari berarti itung-itungannya sama dengan diatas. Kita akan mendapat bonus 30 hari dalam satu tahun.
3. Kurangi ngobrol dengan teman
Ngobrol dengan teman, apalagi ditemani kopi dan gorengan, hemm… rasanya mak nyos… -Saya juga senang ngobrol dengan teman, tapi saya berusaha ngobrol yang bermanfaat, misalnya membahas agama atau saling tukar fikiran (halah… sok alim kik kik kik …).
4. Sholatlah berjama’ah
Loh apa hubungungannya? Begini. Kalau kita berjama’ah kan palaha kita lipat 27. Kalau kita sekali sholat kurang lebih memerlukan waktu 5 menit. Kalau kita sholat sendiri, untuk mendapatkan palaha 27 berarti kita perlu waktu 5×27=135 menit. Tapi kalau kita sholat berjama’ah untuk mendapatkan pahala 27, kita hanya perlu waktu 5 menit saja (karena hanya dengan sekali sholat kita udah mendapat pahala 27)
Nah kita itung lagi, 135-5=130 menit. Jadi kalau kita sholat berjama berarti kita bisa menghemat waktu 130 menit (2 jam 10 menit) per sholat. Kalau kita sehari sholat 5 kali berarti 130×5=650 menit (10 jam 50 menit).
Sebenarnya masih banyak tips2 lainnya, dan saya kira dengan mempraktekkan 4 tips tersebut anda akan merasakan perubahan dalam hidup anda.
Jika itung-itungan saya di atas ada kesalahan tolong dibetulin, dan jika ada teman yang ada tips yang lainnya silahkan tulis pada kolom di bawah ini.
No related posts.
Tags: mencuri, umur


Tweet This
Digg This
Save to delicious
Stumble it



insyaALLAH bermanfaat nich..yg penting istiqomah dalam menjalaninya,,amiin,,lam knl yach..mampir balik dunk
Amin, bener mas Alfi, yang penting istiqomah
ternyata umurku bnyk ngilang gara2 kbanyakan tidur ya?
to:toim
emang, kadang kita baru sadar kalau umur kita terbuang sia-sia.
waah..banyak nyuri umur donk saya,
tidurnya kurang, nonton tv jg kurang, apalagi infotaiment, malah ga tau apa2…tapi klo umur kebanyakan dihabiskan didepan komputer, ngeblog, chat…tu gimana mas?
Hahaha…
Kalau nyuri umur untuk ngeblog dan untuk berbagi ilmu ya ok-ok aja. Tapi kalau untuk ngeblog yang mengarah ke ngerumpi ya sama boong…
Kira2 bunda adeq ikut yang mana nih?
sebelum masuk point 4 saya sempat bingung, tuw 2,5 taun buat paan dwong??… namun setelah masuk pint 4 baru ngerti hehe…
Emang mas kalau ingin menggiatkan hati, menguatkan niat kayaknya harus menengok “itung2annya” itu agar kita dapat lebih termotivasi yaa….
sangat mengingatkan… makasih
to: Mbak Rita
Iya sih, dan yang penting istiqomah.
Misalnya pada point 1, kalau kita biasa tidur 8 jam sehari terus kita kurangi menjadi 6 jam sehari, bisa-bisa badan meriang karena kurang tidur, tapi lama kelamaan akan terbiasa kok.
to: Mas Abdal
Iya mas, sama-sama
Sepertinya tips ini memang jitu pak heri, tadi saya coba hitung – hitung dan sepertinya memang ada benarnya juga. hehe
@Deden
Hehehe… kalau ada salah ya dibetulin aja mas.
terlebih lagi kalau kita mau jujur darimana semua tulisan di atas, karena apa yang saya teui di sini persisi yang kami temui di dalak kitab muraqi al ubudiyah, bener gak mas
@Mwiyono
Sebenernya menulis artikel di atas terinspirasi dari teman saya yang chat. Dari situ saya berusaha menulis dan menghitung-hitung pakai matematika dasar aja.
Kalau ternyata di dalam Kitab Al ubudiyah ada pembahasan seperti tersebut saya belum tahu. Dan sampai saat ini saya belum pernah membaca Kitab tersebut.
Kalau Mas Wiyono punya kitabnya, bolehlah saya pinjam… hehehe…
Makasih ya mas…