PDKT Yang Benar, Buatlah Kesan Alami

Diposting pada

May, gadis muda nan cantik, diantarkan ke bandara oleh pacarnya. Dia akan menghadiri pernikahan seorang teman di Korea Selatan. Kepada sang pacar, Mey bilang perginya bareng teman perempuan. Padahal, dia pergi sendiri supaya bisa mengunjungi tempat – tempat syuting drama Korea favoritnya.

Di tempat yang sama, seorang pemuda bernama Dang diantar temannya karena akan mengikuti tur ke Korea Selatan. Tak disangka, May dan Dang bertemu. Terjadi kekonyolan, keharuan dan benih – benih cinta pun muncul. Kisah itu adalah petikan film Hello Stranger. Film produksi Thailand yang banyak mengambil shooting di Korea.

Bagaimana kalau anda mengalami kejadian serupa? Bepergian ke suatu tempat, bertemu pria lajang melalui proses tak terduga, lalu seolah hukum magnet berlaku dan terjadi tarik menarik diantara anda dan si pria. Mengambil kesempatan atau melepaskannya begitu saja? Cinta datangnya dari mata, lalu turun ke hati.

Bukan ‘dosa’ bila bertemu pria lajang yang masuk kriteria mata, lalu kita berusaha menarik perhatiannya. Menurut Dr Pepper Schawrtz, s3x and relationship expert, menarik perhatian harus dilakukan dengan cara yang natural. “Perhatikan tempat dan profil pria tersebut, lancarkan obrolan santai yang bisa ditujukan kepada siapa saja. Itu akan membuat anda merasa rileks,” urainya.

Dimana saja tempat – tempat strategis untuk menemukan para eligible bachelor itu?

1. Bandara

Di tempat ini banyak orang berlalu lalang. Mata kita menangkap radar seorang pria menarik sedang berada di deretan antrean check-in. Segera dekati secara natural. Bertanya apakah ini counter check-in yang benar. Rasanya cukup natural untuk basa – basi di awal. Untuk beberapa maskapai, umumnya bila penumpang melakukan check-in bersamaan akan mendapatkan seat yang berdekatan.

Step awal sudah oke, lanjutkan obrolan selama di dalam pesawat. Temukan hal – hal menarik dan kesamaan dengannya. Karena anda pergi sendirian, begitupun dia, atur janji setibanya di tempat yang dituju untuk bertemu. Pastikan anda mendapat contact-nya. Siapa tahu, si pria adalah pengusaha muda yang sukses. Dobel bonus. Apabila perjalanan cukup lama, anda bisa ‘memanfaatkannya’ dengan pura – pura tertidur bersandar di bahunya.

2. Supermarket

Ketika pria muda nan tampan berbelanja sendiri di supermarket, ada dua kemungkinan. Dia suami baik yang sedang menggantikan tugas sang istri berbelanja atau pria lajang yang harus memasak sendiri, yang artinya.. Dia masih membutuhkan pendamping. Arahkan troli belanja ke rak yang dekat dengannya, perhatikan barang yang sedang dia ambil, lalu ambillah produk serupa.

Konselor relationship Scott McKay memberikan usul untuk membuka percakapan dengan bertanya seperti apa kesannya terhadap produk ini. “Sudah sering makan sarden ini ya?” Kalau jawabannya, “Tidak, saya belum menikah kok,” teruskan ke obrolan berikutnya yang lebih dalam.

3. Konser Musik

Baru putus cinta, anda berniat menghibur diri dengan menonton konser musik di kafe. Disana ada seorang pria tampan yang juga datang sendirian. Ambil posisi yang dekat dengan radar matanya. Berikan tatapan plus senyuman. Kalau dia mendatangi anda dan meminta izin duduk di sebelah anda, itu sinyal bagus. Obrolan santai tentang musik favorit bisa berlanjut ke agenda bertukar koleksi CD atau menonton konser berikutnya.

4. Rumah Sakit

Menjenguk teman yang sakit bisa sekalian dimanfaatkan untuk menemukan cinta. Jangan terburu – buru pulang, sempatkan berjalan – jalan di sekitar taman rumah sakit atau makan di kafetarianya. Bila beruntung, bertemu dengan dokter muda yang lajang. Cara membuka obrolan yang wajar dengan dokter adalah bertanya tentang penyakit dan obatnya. Bukan tidak mungkin, sang dokter bisa sekaligus menjadi dokter cinta untuk mengobati luka di hati.

Ingat, beberapa poin diatas bisa dilakukan oleh anda yang berstatus lajang. Siap bertemu cinta di tempat tak terduga?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *