Otak Kiri – Otak Kanan

Aku dan Otak Kanan | Heri Noto | Juli 14, 2008 at 04:57

Seorang guru yang mengajar berhitung untuk kelas 3 SD, Masuk kelas dengan malas. ”Anak-anak, sekarang kita belajar berhitung,” kata guru. ”Jumlahkan bilangan : 1+2+3+4+5+6+7+…. dan seterusnya sampai terakhir tambah 2000 !” perintah guru. Guru tersebut berfikir bahwa anak-anak tidak akan mempu menyelesaikan tugas tersebut, yaitu menjumlahkan bilangan dari 1 sampai 2000 dalam waktu 2 jam – bahkan jika pakai kalkulator sekalipun. Sehingga guru tersebut dapat duduk-duduk santai saja.

Tetapi tidak. Hanya dalam waktu sekitar 1 menit, seorang murid mengacungkan tangan dan berkata ”Saya bisa, saya sudah selesai”. Guru tersebut kaget, ”Mana mungkin,” pikirnya. Tetapi murid tersebut memang bisa, dan benar. Ia mengatakan jawaban dari soal itu adalah 2.001.000. Bagaimana caranya?

Murid itu mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik dan cepat karena menggunakan otak kanan dan otak kiri secara harmonis. Otak kiri berpikir dengan cara urut, bagian perbagian, dan logis. Sementara otak kanan melengkapinya dengan cara berpikir acak, holistik, dan kreatif.

Coba kita perhatikan cara murid itu menggunakan otak kiri dan otak kanannya sebagai berikut. Pertama, tuliskan kebali soal berhitung di atas sebagai berikut.

1+2+3+4+…. ….+1997+1998+1999+2000 = ….. ?

Pada saat kita mencoba menggunakan otak kiri saja, pasti sulit. Tapi coba gunakan otak kanan yang acak, … jumlahkan yang pertama dan terakhir. Kita peroleh :

1 + 2000 = 2001

2 + 1999 = 2001

3 + 1998 = 2001

4 + 1997 = 2001 dan seterusnya.

Sehingga kita peroleh jawaban 2001 x 1000 = 2.001.000

Dalam proses belajar atau kehidupan sehari-hari, orang sering hanya menggunakan setengah kemampuannya saja yaitu otak kiri.

Saat kita belajar di sekolah misalnya, kita biasa dituntut untuk berpikir urut dan logis saja. Tetapi, seperti telah kita lihat dalam contoh anak kelas 3 SD di atas, kita perlu menggunakan setengah kemampuan yang lainnya yaitu otak kanan. Kita memang perlu keberanian untuk mencoba menggunakan otak kanan yang berpikir secara acak, menyeluruh dan kreatif itu. Sebagimana seekor burung dapat terbang bebas menggunakan dua sayapnya, sayap kiri dan kanan. Demikian juga kita, manusia dapat menerbangkan kecerdasan otak, kecerdasan berpikir setinggi langit dengan sayap-sayapnya, otak kiri dan otak kanan.

Tags: ,

& Komentar

  1. Sarimin says:

    Mantaf Bung! salam kenal!

  2. Kus Andriadi says:

    beh…bener juga,,baru tau saya ada itungan kaya gitu…manteb,

  3. sidul says:

    bagus, pak…aku suka baca posting-postingnya

  4. Pri says:

    Wah banyak pencerahan dari postingannya…sangat bermanfaat, gimana dah bisa dapet $100? boleh juga ikutan

  5. eko says:

    ya ya yaaaaa keren bro
    keep posting

    baca ulasan lain tentang otak:

    http://ekojuli.wordpress.com/2009/05/13/otak-kiri-dan-otak-kanan/

  6. Harry says:

    Wah, bru tau gw. Trnyta sLama ni aq hnya mnggunakan otak kiri sj. Otak knan krang max. Thank infoNy!

  7. ronny says:

    mantap sob cara/rumus lain ad lg ngak….

    Sabar gan, nih juga lagi cari2 inspirasi

  8. agus priyadi says:

    makasih atas informasinya bosss :)

    Makasih balik gan, jangan lupa kunjungi lagi ya

  9. agus priyadi says:

    ok mas .. dah tak lihat lagi.. hehehe :) makasih juga atas kunjungannya .. websitenya baru buat :) sukses buat kita semua mas :) amin ..wassalam :)

    makasih balik mas

  10. renita says:

    menarik sekali mas

    Makasih kunjungannya, sering-sering aja main kesini mbak

  11. Een_dH says:

    Keren ……
    Q jd ingin coba hal lain tentang otak kanan dan otak kiri ….

    Wah bagus tuh kalau ingin selalu mencoba memaksimalkan otak kanan kita

Leave a Reply