Menekuni Usaha Bengkel Krom, Kian Berkilau

Diposting pada

Meningkatnya penggemar sepeda motor modifikasi, yang saat ini jumlah komunitasnya besar membuat usaha krom laris manis dan kebanjiran order yang meningkat terus setiap tahun.

Seorang pemilik bengkel krom, Edi Darmanto (47) mengatakan, usaha yang dirintisnya sejak tahun 2008 itu mampu memberikan penghasilan yang cukup baginya dan keluarga. “Usaha krom saat ini memang sedang bagus, karena banyaknya kendaraan bermotor yang dimodifikasi. Peralatan yang menggunakan logam juga semakin banyak,” jelasnya di tempat usahanya, Jalan Madukoro I No. 31, RT 01 RW 01, Kelurahan Krobokan, Semarang Barat, baru – baru ini.

Edi mengatakan, peluang mendapatkan pesanan krom untuk kendaraan bermotor semakin besar. Bahkan pesanan tidak hanya datang dari semarang, tetapi juga dari luar pulau jawa. “Pernah ada yang masuk dari Nusa Tenggara Timur mengirim motor untuk di krom, dan dari kota – kota lain. Tapi memang yang paling banyak dari Semarang,” imbuhnya.

Proses dan biaya yang dikenakan kepada konsumen cukup bervariasai. Hal itu tergantung dari berapa banyaknya pekerjaan, tingkat kesulitan dan lamanya proses pengerjaan. “Kalau misalnya hanya baut, ya paling Rp. 1000 per buah. Sedangkan untuk motor, satu setnya termasuk knalpot, bisa sampai Rp 1,2 juta – Rp 1,5 juta per unit,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang hendak membuka bisnis itu, dirinya siap memberikan pengajaran mengenai pengelolaan usaha itu. Namun dia menekankan bagi siapapun yang hendak merintis usaha itu, dua hal utama yang harus dipersiapkan adalah modal dan mental. “Mengelola usaha ini, tidak bisa main – main begitu saja. Karena yang diputar ini duit dan modalnya tidak sedikit, minimal harus menyiapkan uang Rp 50 juta,” jelas pria yang menggeluti usaha itu bersama anaknya.

Edi mengatakan, ketika mengawali usaha itu tidak bisa lantas mengeruk keuntungan besar. Pasalnya, usaha yang baru pertama kali hadir tentunya masih harus mencari pelanggan untuk memperkuat pasar. “Membuat usaha itu mudah asal ada modalnya, tapi kalau mentalnya tidak kuat sama saja usaha itu nggak akan lama. Butuh pengorbanan untuk setiap usaha,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *