Anda Pernah Meminta?

Diposting pada

Jika kehidupan spiritual kita memang benar2 penting, lantas mengapa kita tidak pernah memanfaatkan faktor spiritual dalam hidup, untuk mencapai tujuan-tujuan finansial kita?

Kebanyakan orang biasanya tidak pernah mengaitkan uang dengan kehidupan spiritual mereka. Hal ini sama seperti kita ingin “memisahkan antara agama dengan negara” dalam kehidupan pribadi dan kehidupan politik kita.

Apakah itu artinya bahwa uang tidak ‘cocok/sesuai’ dengan Sang Pencipta? Sejujurnya, Saya berfikir sangat lucu rasanya, jika kita ingin belajar untuk memiliki dan menguasai uang, tanpa melibatkan Sang Maha Pencipta semua kekayaan di dunia ini!

Seperti pepatah yang sering kita dengar; “Tuhan tahu dimana ada emas”, kita juga seharusnya percaya bahwa Dia-pun tahu; saham mana yang akan naik nilainya, real estate mana yang akan menghasilkan nilai berlipat-ganda, dan bisnis apa yang akan membuat banyak orang menjadi milyuner!


Seperti kita semua ketahui dari sejarah, semua ‘pemimpin’ dan ‘penyebar’ agama-agama besar dunia; Islam, Kristen, Yahudi, dlsbnya, adalah orang-orang kaya pada zamannya; seorang milyuner untuk standar masa kini. Mereka kaya bukan karena kutukan, tapi karena penghargaan atas keyakinan mereka.

Hampir semua kitab-kitab suci, memiliki ayat yang mengajarkan tentang kebesaran Sang Pencipta, keberlimpahan yang ada dimuka bumi, dan pentingnya untuk berbagi keberlimpahan tersebut.

Jadi, Sobat:

1 – Mintalah, berdo’alah kepada-Nya;

2 – Yakinlah bahwa permintaan Anda dikabulkan-Nya;

3 – Bersyukurlah atas apa yang sudah diberikan-Nya;

4 – Pasrah, Ikhlas;

Lakukan ke-empat hal tersebut secara konsisten, dan cobalah untuk lebih ditail dalam meminta kepada-Nya; sebutkan berapa uang yang Anda inginkan, berapa banyak rumah yang Anda inginkan, dimana lokasinya, berapa banyak kamarnya, dlsbnya. Dan yakinlah – seyakin-yakinnya!

Tuhan Maha Besar, Tuhan Maha Adil, Tuhan Maha Pemurah…

4 thoughts on “Anda Pernah Meminta?

  1. Allah telah berjanji, memintalah pada-Ku maka akan Aku kabulkan.
    Namun Allah Maha Bijaksana, karena Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk umat-Nya.
    Setiap doa umat diperlakukan dengan 3 cara :
    Pertama, Doa akan dikabulkan pada saat itu juga
    Kedua, Ditunda, hingga saat yang terbaik untuk diberikan kepada umat-Nya
    Ketiga, Diganti dengan yang lain, karena Allah tahu yang paling baik untuk seorang manusia.

    Setelah itu semua, maka yang terpenting adalah Bersyukur, dengan demikian kita akan merasa cukup dan dengan bersyukur maka Allah akan menambah nikmat tersebut.

    Dan sesungguhnya Allah memberikan rezeki bagi manusia, sesuai dengan takaran yang paling tepat.

    Apa khabar Mas…? Lama ya kita ga nongkrong bareng 🙂

  2. Betul, Setuju Bozzzz……….

    Tapi kadang kita gak sabaran, atau bahkan salah paham dengan pemberian dari Allah SWT.

    Misalnya seperti ini “Lawong saya minta lulus ujian, kok malah gak lulus”

    Jadi intinya sabar dan iklas ya bozzz?

    Kabar baik bozzz… Kapan turun kerja?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *